Beranda Berita Melihat Kondisi Industri Pertanian Indonesia, Perlu Mendapat Perhatian Serius!

Melihat Kondisi Industri Pertanian Indonesia, Perlu Mendapat Perhatian Serius!

210

sektor pertanian indonesia

Melihat Kondisi Industri Pertanian Indonesia, Perlu Mendapat Perhatian Serius!

Industri pertanian Indonesia merupakan usaha di bidang industri untuk mengolah dan menghasilkan barang yang dapat mendukung sektor pertanian di Indonesia. Yang termasuk dalam industri pertanian diantaranya seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan termasuk juga kehutanan. Tujuan dalam perkembangan di bidang industri pertanian adalah untuk meningkatkankan hasil dan mutu produksi, serta dapat meningkatkan taraf hidup para petani, peternak dan nelayan.

Apa itu Industri Pertanian?

Industri pertanian atau yang sering disebutkan juga agro industri adalah suatu kegiatan yang memanfaakan hasil pertanian, termasuk mengolah bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut.

Pengertian argoindustri sendiri pertama kali dikenalkan oleh Austin pada tahun 1981 yakni perusahaan yang memproses bahan nabati dan hewani. Produk akhir dari kegiatan industri pertanian adalah berupa produk bahan mentah, setengah jadi maupun bahan jadi yang siap untuk dijual. Sehingga industri ini memang mencakup sesuatu yang sangat kompleks karena melibatkan banyak hal.

Dari pandangan pakar sosial ekonomi, industri pertanian merupakan bagian dari lima sub sistem agar bisnis yang disepakati yakni penyediaan sarana produksi dan peralatan, usaha tani, pengolahan hasil, pemasaran, sarana serta pembinaan.

Agroindustri merupakan bagian dari sektor ekonomi yang meliputi semua perusahaan, agen dan juga institusi yang menyediakan segala hal kebutuhan pertanian. Termasuk komoditas pertanian hingga diolah dan di distribusikan kepada konsumen.

Perkembangan Industri Pertanian di Indonesia

Perlu kita ketahui bersama bahwa perkembangan industri pertanian di Indonesia tidak terlepas dari perjalanan panjang yang berkaitan dengan penemuan-penemuan di bidang teknologi pertanian.

Adanya penemuan-penemuan tersebut turut mendorong perubahan di kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian.

Berawal dari munculnya revolusi industri di tahun 1765, dimana James Watt berhasil mengadakan perbaikan mesin uap yang sebelumnya sudah ditemukan oleh New Comen.

Penemuan tersebut disinyalir menjadi awal mula revolusi industri yang sangat penting untuk pembuatan mesin-mesin industri.

Revolusi industri juga terus berkembang hingga abad ke-18 dimana membuat perekonomian negara Inggris menjadi lebih maju dan berkembang.

Tak terkecuali di Indonesia sendiri yang ternyata juga turut menikmati kemajuan dan perkembangan di bidang industri pertanian.

Perkembangan industri pertanian Indonesia juga mendukung perekonomian di Indonesia yang hampir 80% wilayah ini merupakan daerah pertanian dan sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian.

Apalagi sejak adanya kemajuan dalam industri pertanian di negara ini juga turut meningkatkan perkembangan ekspor hasil pertanian. Misalnya dalam hasil pertanian karet, kayu hutan, tembakau dan masih banyak lainnya. Begitu pula dengan hasil perkebunan teh yang melimpah di Indonesia bisa diolah menjadi minuman instan.

Secara signifikan, kemajuan dalam bidang industri pertanian yang cukup pesat telah memberikan sumbangan positif bagi perkenomian nasional negara ini.

Disamping dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi juga mampu memberikan peningkatan pendapatan negara. Misalnya dalam bentuk pajak, cukai serta devisa hasil impor yang cukup menunjang ekspor non-migas negara ini.

Industri Pertanian Masih Perlu Dikembangkan di Indonesia

Mengapa industri pertanian Indonesia masih perlu untuk lebih dikembangkan? Sektor pertanian di negara ini sepertinya sudah menjadi salah satu tulang punggung sumber pendapatan negara.

Apalagi dengan sebagian besar penduduk negara ini berprofesi sebagai petani. Dengan alam yang juga mendukung kegiatan pertanian, sehingga tidak sulit memang bagi sektor pertanian untuk semakin berkembang pesat.

Di sisi lain, sektor pertanian diyakini juga menjadi salah satu kegiatan pengolahan lahan yang dipandang sangat penting untuk lebih dikembangkan. Salah satu tujuannya untuk menjadi jalan keluar dari masalah kemiskinan di Indonesia.

Dimana masih banyak petani kita yang hidup di bawah garis kemiskinan, padahal sektor pertanian negara ini sangat maju. Sehingga peningkatan perkembangan di bidang industri pertanian masih sangat diperlukan.

Apalagi hingga saat ini Indonesia masih dikenal sebagai eksportir produk pertanian dalam bentuk bahan mentah. Masih banyak hasil-hasil pertanian, perkebunan dan kehutanan di negara ini yang belum diolah secara maksimal. Akibatnya nilai guna hasil pertanian pun masih segitu-gitu saja tanpa adanya peningkatan nilai jual.

Misalnya dalam kegiatan ekspor turunan kelapa sawit negara ini menjadi yang terbesar di dunia. Namun sayangnya masing dalam bentuk Crude Palm Oil dimana nilai julanya masih sangat rendah.

Seharusnya negara ini perlu untuk meningkatkan industri pengolahan bahan mentah agar hasil pertanian pun memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Mengingat bahwa produk pertanian memiliki banyak kelemahan, seperti mudah rusak dan tidak bertahan lama sehingga perlu adanya perlakuan khusus.

Oleh karena itu, kini diperlukan upaya untuk proses pengolahan hasil pertanian menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi oleh industri pertanian, supaya hasil pertanian tidak akan mudah rusak.

Pembangunan industri pertanian juga tidak mudah. Dibutuhkan modal yang besar untuk mampu menyediakan sarana pengolahan bahan mentah hasil pertanian. Untuk pengadaan industri pertanian juga diupayakan harus merata di seluruh daerah di Indonesia yang ada sektor pertanian.

Selain itu, dalam pembangunan industri pertanian Indonesia juga harus dibarengi dengan pembangunan di sektor lain, seperti sektor transportasi untuk mendukung jalannya industri pertanian.

Sektor Pertanian Indonesia di Mata Dunia

Seperti yang kita ketahui bahwa pertanian merupakan roda penggerak dalam perekonomian di Indonesia. Bukan hanya untuk memenuhi hajat hidup, namun juga untuk mendongkrak citra Indonesia di mata dunia.

Menurut data Badan Pusat Statistik, sejak tahun 2017, sektor pertanian di negara ini terus memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian di Indonesia. Besaran produk domestik bruto negara ini mencapai Rp 3.366,8 triliun.

Apabila dilihat dari sisi produksi, pertanian adalah sektor kedua yang paling berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian masih memiliki posisi di atas sektor lainnya seperti perdagangan ataupun konstruksi. Sehingga tak heran jika geliat di sektor pertanian cukup membuat Indonesia kompetitif di mata internasional.

Kepala BPS pun membenarkan bahwa sektor pertanian di Indonesia memiliki pertumbuhan yang baik di bawah china dengan pertumbuhan 6,9 persen. Dengan kondisi perekonomian global serta penurunan harga komoditi, hasil pertanian negara ini sudah cukup bagus.

Selain itu, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sektor pertanian memiliki pertumbuhan yang paling tinggi yakni mencapai 8,44 persen. Karena pengaruh peningkatan komoditi tebu dan kopi.

Oleh karena itu, dengan bergairahnya sektor pertanian di Indonesia, seharusnya turut dibarengi dengan kemajuan dalam industri pertanian. Hal ini sangat penting untuk semakin meningkatkan kondisi ekonomi makro tanah air.

Apalagi menteri perencanaan pembangunan nasional juga tengah berjuang, untuk mengatasi kemiskinan dan angka pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, kemajuan dalam bidang industri pertanian bisa menjadi salah satu solusinya.

Melihat dari penjelasan di atas, industri pertanian di Indonesia memang menjadi bagian penting yang harus terus diupayakan perkembangannya. Sehingga kedepannya, industri pertanian Indonesia bisa menjadi solusi bagi masalah perekonomian di negara ini.